-->

Robert Rhene Alberts Ungkap Sosok Striker dan Pemain Baru Putaran II Liga 1


Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts sudah mulai memikirkan pemain yang akan didatangkan di putaran kedua Liga 1 2019. Hal itu memang dibutuhkan oleh Robert Alberts untuk mengangkat performa Persib Bandung. Penampilan Persib Bandung di Liga 1 2019 hingga pekan ke-11 jauh dari kata memuaskan.
Persib Bandung saat ini baru mengumpulkan 13 poin dari 11 pertandingan. Dengan catatan, menang tiga kali, imbang dua kali, dan enam kali mengalami kekalahan.

Oleh karena itu, Robert Alberts akan menunggu dibukanya bursa transfer paruh musim untuk mendatangkan pemain baru.
Dikutip dari TribunJabar, Robert Alberts mengaku akan memanfaatkan jendela tranfer untu menyeimbangkan tim yang dinilai mengalami penumpukan pemain di satu posisi.
Sedangkan di posisi lain, justru mengalami kekurangan pemain.

"Kami tahu jendela tranfer akan segera dibuka, dan memberikan saya peluang seperti yang saya bilang ketidakseimbangan dalam tim, banyak bakat, banyak pemain bagus tapi berada dalam posisi yang sama," ujar Robert Alberts.
Mantan pelatih PSM Makassar itu akan lebih mengutamakan pemain yang berposisi striker untuk didatangkan di putaran kedua nanti.
Lini depan memang menjadi masalah Persib Bandung pada beberapa pertandingan sebelumnya.

Ketika Ezechiel Ndouassel absen, maka Persib Bandung tidak mempunyai pengganti yang memiliki kualitas yang sepadan.
Selain itu, belakangan Ezechiel juga mengalami masa-masa sulit untuk mencetak gol.
Ezechiel baru menyumbang tiga gol untuk Persib Bandung di Liga 1 2019.

"Sepeti contohnya striker, sangat sulit menggantikan striker dan kami tidak punya kualitas yang memadai untuk menggantikan dan itu area yang menjadi prioritas kami."
"Sama dengan sulitnya menciptakan gol saat pertandingan. Kami perlu keseimbangan di dalam tim," papar Robert Alberts.
Selain posisi striker, Robert Alberts juga berencana untuk mendatangkan kiper baru untuk putaran kedua.
Seperti yang diketahui, saat ini Persib Bandung mengalami krisis kiper, karena hanya menyisakan dua pemain di posisi tersebut.

Kiper Persib Bandung M Natshir (tribunjabar.com/denidenaswara)
Pasalnya, penjaga gawang utama, M. Natshir mengalami cedera parah dan dipastikan akan absen hingga akhir musim.
Situasi tersebut jelas sangat riskan, jika hanya mempunyai dua penjaga gawang, apalagi kompetisi Liga 1 2019 masih panjang.

"Ya, mungkin kami harus menunggu sampai transfer window dibuka putaran kedua dan itu sekitar tiga pekan lagi," jelas Robert Alberts, dikutip TribunWow.com dari laman resmi klub.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar juga membenarkan Persib Bandung akan mendatangkan kiper baru pada jendela tranfer putaran kedua Liga 1 2019.
Namun, Umuh Muchtar mengaku kesulitan untuk mencari kiper lokal yang mempunyai kualitas.
Oleh karena itu, Umuh Muchtar akan mencari kiper dari luar negeri untuk melengkapi daftar penjaga gawang untuk putaran kedua.
"Kompetisi ini kan sudah berlangsung baik Liga 1 ataupun Liga 2, jadi kami kesulitan untuk mencari kiper tambahan," ujar Umuh Muctar, dikutip dari BolaSport.com, Selasa (30/7/2019).

"Kami ingin mendatangkan kiper dari luar negeri, tunggu saja. Alasannya ya karena kami kesusahan mencari kiper di Indonesia," jelasnya.
Pria kelahiran Bandung itu mengaku sudah mengetahui konsekuensi yang harus diambil ketika mendatangkan kiper asing.
Persib Bandung mau tidak mau harus mengorbankan satu pemain asingnya.
Saat ini slot pemain asing Persib Bandung diisi oleh Ezechiel Ndouassel, Bojan Malisic, Rene Mihelic dan Arthur Gevorkyan.
"Ya pasti akan dilepas tapi kan belum tahu juga nantinya. Kami juga masih mencari-cari kiper asing itu," tutupnya. (*)

Hadapi Arema FC, Persib Bandung Alami Teror, Ramai Petasan di Hotel Maung Bandung Menginap di Malang
Hotel yang diinapi skuat Persib Bandung mendapat teror dari oknum suporter jelang laga kontra Arema FC.
Kabar kurang mengenakkan datang beberapa jam menjelang partai Arema FC vs Persib Bandung.
Laga yang dimainkan pada Selasa (30/7/2019) di Stadion Kanjuruhan, Malang, itu mendapat perhatian besar lantaran mempertemukan dua tim dengan sejarah panjang di persepakbolaan nasional.
Namun, ada aksi yang kurang terpuji dilakukan oleh oknum suporter pada dini hari menjelang pertandingan dilangsungkan.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengunggah video di akun Instagram pribadinya yang menunjukkan teror dari suporter ke hotel tempat mereka menginap.
Dalam video tersebut, terlihat sekelompok orang menyalakan petasan tepat di depan pintu hotel.
Berdasarkan keterangan Robert Rene Alberts, kejadian berlangsung pukul 02.50 WIB di Malang.
Bahkan, pelatih asal Belanda itu juga mengatakan bahwa tak ada polisi yang berjaga-jaga di sekitar hotel untuk mengamankan kondisi tersebut.
"02.50 di Malang, tak ada polisi," tulis Robert Rene Alberts dalam caption unggahannya.
"Marilah semuanya menikmati sepak bola. Sepak bola adalah permainan yang harus dinikmati," tulis eks pelatih PSM Makassar tersebut melanjutkan.

KEJADIAN KEDUA
Dalam rangkaian pertandingan kontra Arema FC, bukan teror dari suporter saja yang didapatkan Supardi Nasir dan kolega.
Pada Minggu (28/7/2019), bus yang ditumpangi oleh pemain Persib Bandung itu mengalami mogok di jalan.
Walhasil, perjalanan para pemain dan ofisial pun harus terganggu karena insiden tersebut.
Robert Rene Alberts pun sempat mengunggah video ke akun Instagram pribadinya saat kejadian tersebut berlangsung.
"Ya, kembali lagi. Kami menuju Malang untuk melawan Arema FC," ucap Robert Rene Alberts dalam videonya.
"Di Indonesia kamu akan memiliki masalah setiap hari. Sekarang di dalam tol kami terjebak karena bus dalam keadaan tidak baik,"kata eks pelatih Arema FC itu.

"Lalu mereka (para pemain) dibiarkan terjebak di jalan tol karena mesin terlalu panas. Ini tidak pantas," katanya menambahkan.
Meski mengalami kendala dalam perjalanan, Robert Rene Alberts tak mau pertandingan kontra Arema FC ditunda.
Bahkan jika harus berjalan menuju tempat pertandingan, Robert Rene Alberts dan pasukannya mengaku siap.

Laga Arema FC vs Persib Bandung dalam laga tunda pekan ke-4 Liga 1 2019 bakal tersaji pada Selasa (30/7/2019).
Pertandingan Arema FC vs Persib Bandung akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada pukul 18.30 WIB.
Laga Arema FC vs Persib Bandung diprediksi berlangsung dengan sengit dan ketat.

Pasalnya, kedua tim memiliki tujuan berbeda saat berhadapan dalam laga nanti.
Melihat posisi klasemen sementara Liga 1 2019, Arema FC sekarang berada di peringkat ke-5 dengan mengoleksi 15 poin.
Sementara tim tamu, Persib Bandung berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 13 poin.
Kemenangan membuat Arema FC bisa merangkak naik ke posisi atas klasemen sementara dan menggeser Bhayangkara FC.
Sementara bagi Persib Bandung, kemenangan dapat memperbaiki klasemen sementara mereka.
Namun jelang laga itu Arema FC diprediksi tampil lebih menyerang dan menekan.
Hal itu tidak terlepas dari dukungan ribuan pendukung fanatiknya di Malang.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menargetkan kemenangan saat menghadapi Persib Bandung.
Pelatih yang akrab disapa Milo itu menilai pertandingan kontra Persib Bandung menjadi hal yang penting.
“Pertandingan yang sangat penting bagi kami. Karena kami mulai merangkak naik di papan atas klasemen dan kami berada di bawah Bhayangkara (yang berada di posisi 4), kami ingin tetap di papan atas,” kata Milo, Senin (29/7/2019) seperti dikutip dari laman resmi klub Persib Bandung.
"Tapi itu tak akan mudah meskipun Persib kehilangan beberapa pemain, karena Arema FC juga begitu," imbuh dia.
Tak hanya itu, Milo juga menilai Persib Bandung merupakan tim yang tangguh, terutama saat bermain tandang.
Lebih lanjut, Milo juga tampak menyoroti penyelesaian akhir dari klub Maung Bandung yang masih bermasalah.
“Saya pikir mereka tim yang bagus di tandang ketimbang di kandang. Karena mereka punya masalah dengan penyelesaian akhir di pertandingan sebelumnya"
"Tapi di pertandingan tandang mereka mencoba menghancurkan apa yang sedang dibangun tim tuan rumah, lewat counter attack dan mereka juga memenangi laga tandang terakhir lawan Semarang 1-0,” ka

Di sisi lain, pelatih Persib Bandung Robert Alberts optimistis timnya dapat mengalahkan Arema FC meski dua pemain andalannya absen.
Dua pemain andalan Persib Bandung, adalah Ezechiel N'douassel dan Bojan Malisic yang mendapat akumulasi kartu kuning.
"Sama saja, kami sudah merasakan itu sebelumnya, dan sayangnya ini untuk kedua kalinya kehilangan mereka karena sanksi," kata Robert Alberts, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Belanda itu mengatakan sudah menyiapkan langkah antisipasi.
"Kami sudah bisa mengatasi situasi itu dengan meraih hasil yang baik, meski kami bermain tanpa mereka. Jadi, saya melihat ke depan untuk mencoba mengulanginya lagi," ujarnya.
Rekor Pertemuan Kedua Tim

Dikutip dari laman Soccerway.com, Arema FC dan Persib Bandung sudah bertemu sebanyak 18 kali.
Dalam 18 kali pertemuannya, Arema FC sudah mengemas 5 kali kemenangan, 8 hasil imbang, dan 5 kekalahan.
Berikut 5 pertemuan terakhir Arema FC vs Persib Bandung
22/2/2019 Arema 2-2 Persib Bandung (Piala Indonesia)
18/2/2019 Persib Bandung 1-1 Arema (Piala Indonesia)
13/9/2018 Persib Bandung 2-0 Arema (Liga 1)
15/4/2018 Arema 2-2 Persib Bandung (Liga 1)
12/8/2017 Arema 0-0 Persib Bandung (Liga 1). (BolaSport)

Baca juga

Post a comment