-->

Melalui MTC Open 2 Diharapkan Cetak Atlet Berprestasi

KAB.BANDUNG, S&H (3/8/2019) - Tercatat 615 peserta mengikuti MTC ( Mulya Sari Taekwondo Centre) 2 yang digelar di Gedung Indoor Sarana Olahraga Si Jalak Harupat, sabtu-minggu ( 3 - 4 / 8 / 2019 ) yang terbagi dalam beberapa kelas: Pra Cadet A, B, C, Cadet Junior, Cadet, dengan tema " Burn Like Fire".

Acara dibuka Bupati Kabupaten Bandung yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Slamet, serta dihadiri perwakilan KONI, KNPI, MPI, Pengprov Taekwondo Provinsi Jawa Barat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Kadispora mengatakan "Pertama-tama saya ucapkan selamat datang dan selamat bertanding bagi semua atlet. Melalui even ini saya mengharapkan tidak menjadi agenda rutin semata namun melalui even merupakan titik lanjut pembibitan dan pembinaan atlet secara konsisten," ungkap Slamet.
MTC Open 2 diharapkan cetak Atlet Berprestasi, di Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/8/2019).(Foto: Iding M)

"Melalui gelaran ini diharapkan dapat  mencetak atlet - atlet  berprestasi bagi daerah dan nasional. Untuk itu kegiatan ini hendaknya tetap mengacu kepada tujuan keolahragaan nasional dengan prinsip keolahragaannya sendiri yakni tersosialisasikannya olahraga untuk menjaring atlet yang potensial, meningkatnya prestasi olahraga serta meningkatnya kesehatan dan kebugaran juga menjalin kesatuan dan persatuan bangsa dalam menunjang ketahanan bangsa, " lanjut Slamet.
Slamet menambahkan, "Dan poin yang sangat penting dari kegiatan even ini adalah menjaga keselamatan dan keamanan atlet agar mendapat perhatian dan pelayanan yang memadai," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua panitia, Jaka Kustaman, "Melalui even ini saya berharap dapat menjalin silaturahmi di antara tiap Dojang yang tersebar di berbagai wilayah. Di Kabupaten Bandung  ada sekira 100 Dojang, serta dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI yang ke-74. Tujuan utama gelaran ini untuk mencari bibit potensial dan berprestasi untuk mewakili daerah Kabupaten Bandung ke tingkat yang lebih tinggi baik lokal, nasional dan tidak menutupi kemungkinan ke tingkat Internasional," ujarnya.

"Terkait motto "Burn Like Fire" mempunyai pengertian sikap yang pantang menyerah terus menggelora dan menyala dalam situasi apa pun juga. Artinya, setiap atlet Taekwondo harus mempunyai jiwa militan yang pantang menyerah serta rasa patriotisme dan sikap ini harus dapat ditumbuhkan dalam menjalani kehidupan," ungkap Jaka.
Pada akhir keterangannya Jaka  mengucapkan terimakasih kepada seluruh komponen yang telah memberikan motivasi dan dorongan baik moril serta finansial yang tidak dapat disebutkan satu persatu atas terselenggaranya even ini. (Iding M)

Baca juga

Post a comment