-->

Animo Para Petembak Ramaikan BOTARS 2019 Piala Gubernur Bengkulu

BENGKULU, S&H (4/8/2019) – Semakin ramainya minat masyarakat terhadap olahraga menembak senapan angin, khususnya di bidang tembak sasaran, serta guna mempersiapkan atlet-atlet menembak senapan angin yang profesional menghadapi event-event kejuaraan skala nasional maupun internasional Pengprov Perbaikin Bengkulu bersama club-club yang terdaftar mengadakan Bengkulu Open Tournament Air Rifle Shoot (BOTARS) 2019.
Turnamen menembak yang memperebutkan Piala Gubernur Bengkulu dengan total hadiah 50 juta ini, diikuti ratusan peserta baik perorangan umum club menembak Pengprov Perbakin. Selain peserta dari tuan rumah hadir juga peserta dari  luar provinsi, diantaranya dari Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung, dan Jambi.
Pengprov Perbaikin Bengkulu bersama club-club yang terdaftar mengadakan Bengkulu Open Tournament Air Rifle Shoot (BOTARS) 2019.(foto: ist)


Mewakili Gubernur, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, membuka Bengkulu Open Turnament Air Rifle Shoot 2019 bertempat di lapangan di Markas Komando Kompi Senapan B Batalyon 144 Jaya Yudha Bengkulu.
Dikatakan Hamka, selain wadah penyaluran hobi, BOTARS 2019 ini menjadi ajang meningkatkan kemampuan menembak serta pembinaan penggiat menembak bagaimana  menjadi penembak profesional yang mampu menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.
“Melalui tournament ini, kita berharap muncul atlet-atlet menembak muda yang berbakat serta profesional di bidang menembak sasaran, baik di provinsi Bengkulu maupun tingkat nasional,” seru Hamka.
Ada 4 kelas yang akan dipertandingkan dalam BOTARS 2019, diantaranya  Benchrest 25 meter WRABF, Benchrest 41 meter Monte (fun game) dengan hadiah utama satu unit motor, Air Rifle Silhouete Multi Range dan Three Positions 33 meter Teleskop yang dikhususkan bagi penembak lokal.
Asisten I Hamka Sabri bersama unsur FKPD dan tamu undangan dalam kesempatan ini diberikan kesempatan untuk mencoba menembak sasaran menggunakan senapan angin. 
Selain turnamen menembak,  dalam kegiatan  ini juga dilaksanakan safari berburu di daerah yang masih rawan terhadap hama babi, diantaranya Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, dan Kaur.(ask)

Baca juga

Post a comment